Pada tahun 2016 yang lalu Indonesia dan negara berkembang lainnya menghadapi MEA (Masyarat Ekonomi ASEAN). Dimana Indonesia merupakan negara berpenduduk terbesar sekitar 250 juta jiwa dan negara terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Tujuan dilakukannya MEA ini adalah untuk memperluas pekerjaan agar taraf hidup dinegara asean dapat lebih baik. Kerjasama dengan negara-negara lain ini sangat dibutuhkan dan mempunyai dampak besar bagi Indonesia karana agar dapat mengantisipasi dampak yang akan terjadi dalam era globalisasi. Landassn dalam kerja sama antar negara asing adalah bebas aktif. Yaitu bebasnya dalam berhubungan baik secara bilateral, regional maupun multilateral.
Saat ini Indonesia sudah menjadi anggota lebih dari 170 Organisasi Internasional, Ini bertujuan untuk mencapai tujuan agar negara Indonesia sendiri mempunyai hubungan baik secarainternasional dengan negara lain untuk meningkatkan kerjasama di berbagai sektor seperti ekonomi, politik, sosial, budaya, dll. Salah satu contoh peranan Indonesia dalam hubungan Internasional adalah dalam MEA.
Dengan ini apakah Indonesia sudah siap melewati pertukaran masuknya tenaga kerja asing? Oleh karena itu agar Indonesia mampu bersaing dengan negara asing maka harus dapat menghadapi MEA dengan cara meningkatkan Ketrampilan dan keahlian, peningkatan SDM yang memadai dan juga harus meningkatkan cara berkomunikasi dengan baik yaitu dengan belajar Public Speaking.
Kemudian dengam adanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) ini memberikan dampak positif dan negatif bagi negara Indonesia. Dampak negatif dari adanya MEA yaitu masuknya produk barang import yang harganya jauh lebih murah ini mengakibatkan barang lokal tergeser, kemudian dampak positifnya yaitu Kegiatan produksi dalam negeri akan meningkat, Menambah devisa negara, memperluas lapangan kerja dan kesempatan bekerja bagi masyarakat dab Mendorong pertumbuhan ekonomi negara dan stabilitas nasional.
https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20151231160041-79-101461/indonesia-dan-mea-bertarung-dengan-tangan-kosong ( diakses 6 Oktober 2018)
https://www.kompasiana.com/22011998/5654ea00b27e614a048b457b/masyarakat-ekonomi-asean-mea (diakses 6 Oktober 2018)
https://www.google.co.id/amp/s/www.kompasiana.com/amp/tiararisadamayanti/5a942188bde575430b1f0583/peran-indonesia-dalam-hubungan-multilateral-mea (diakses 6 Okt 2018)
Saat ini Indonesia sudah menjadi anggota lebih dari 170 Organisasi Internasional, Ini bertujuan untuk mencapai tujuan agar negara Indonesia sendiri mempunyai hubungan baik secarainternasional dengan negara lain untuk meningkatkan kerjasama di berbagai sektor seperti ekonomi, politik, sosial, budaya, dll. Salah satu contoh peranan Indonesia dalam hubungan Internasional adalah dalam MEA.
Dengan ini apakah Indonesia sudah siap melewati pertukaran masuknya tenaga kerja asing? Oleh karena itu agar Indonesia mampu bersaing dengan negara asing maka harus dapat menghadapi MEA dengan cara meningkatkan Ketrampilan dan keahlian, peningkatan SDM yang memadai dan juga harus meningkatkan cara berkomunikasi dengan baik yaitu dengan belajar Public Speaking.
Kemudian dengam adanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) ini memberikan dampak positif dan negatif bagi negara Indonesia. Dampak negatif dari adanya MEA yaitu masuknya produk barang import yang harganya jauh lebih murah ini mengakibatkan barang lokal tergeser, kemudian dampak positifnya yaitu Kegiatan produksi dalam negeri akan meningkat, Menambah devisa negara, memperluas lapangan kerja dan kesempatan bekerja bagi masyarakat dab Mendorong pertumbuhan ekonomi negara dan stabilitas nasional.
https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20151231160041-79-101461/indonesia-dan-mea-bertarung-dengan-tangan-kosong ( diakses 6 Oktober 2018)
https://www.kompasiana.com/22011998/5654ea00b27e614a048b457b/masyarakat-ekonomi-asean-mea (diakses 6 Oktober 2018)
https://www.google.co.id/amp/s/www.kompasiana.com/amp/tiararisadamayanti/5a942188bde575430b1f0583/peran-indonesia-dalam-hubungan-multilateral-mea (diakses 6 Okt 2018)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar